Senin, 04 Mei 2009

Dampak Gaya Hidup Modern

Gaya hidup modern telah menjebak manusia dalam kehidupan yang serba instan, praktis, dan cepat. Dilihat dari sudut pandang kesehatan, gaya hidup seperti ini tentu saja akan mengakibatkan dampak yang tidak menguntungkan.

Manusia modern kurang begerak. Semua bisa dikontrol dengan remote control, naik turun dengan lift atau elevator, dan sebagian besar kerja dilakukan oleh mesin.

Manusia modern kurang mendapat makanan sehat. Produksi bahan pangan dituntut serba cepat, sehingga dilakukan rekayasa biologi yang memungkinkan produksi pertanian dan peternakan berkembang cepat tetapi tidak bebas dari racun kimia. Makanan instan dan cepat saji mudah didapati tetapi miskin gizi serta mengandung bahan pengawet.

Manusia modern juga tidak mempunyai banyak waktu dan istirahat yang cukup. Tuntutan kerja tinggi, waktu yang terbatas, membuat mareka terjebak dengan stres dan pola makan dan istirahat yang tidak teratur. Untuk mendukung kesehatan, manusia modern juga terjebak dengan gaya hidup instan. untuk memulihkan vitalitas tubuh pun sudah disediakan produk pemulih stamina yang tinggal diminum. Untuk mengatasi penyakit mareka mengutamakan cepat sembuh walaupun cuma manfaat sesaat. Pola hidup ini harus dibayar mahal. Di Amerika saja, efek samping obat-obatan bertanggungjawab atas kematian 100.000 pasien setiap tahun.

Kini manusia modern menghadapi berbagai zat-zat kimia yang merusak sel-sel tubuh yang berasal dari bahan pengawet dan pewarna makanan, pestisida yang berasal dari sayur-sayuran, minuman peningkat stamina dan vitalitas, rokok, minuman keras, polusi, udara, dan juga seringnya terjadi kontak tubuh terhadap radiasi-radiasi yang berasal dari komputer, alat-alat komunikasi, peralatan elektronik, listrik, dan sebagainya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar